Senin, 12 Januari 2015

 

New Media merupakan istilah yang luas yang muncul dibagian akhir abad ke-20 untuk mencakup penggabungan antara dari media tradisional seperti film, gambar, musik, diucapkan dan ditulis kata, dengan kekuatan yang interaktif teknologi komputer dan komunikasi, komputer konsumen diaktifkan perangkat dan yang paling penting adalah internet. Konsep Desain New Media yaitu konsep penciptaan informasi dan data pada teknologi komputerisasi jaringan data digital, teknik komunikasi dan lainnya yang terkibat dengan implementasi terhadap new media. Segala bentuk apapun yang mampu dimanupulasi , jaringan atau di kompresi dianggap sebagai new media. Konsep umumnya adalah untuk merancang sebuah platfrom yang memungkinkan partisipasi interaktif informasi dari si pengguna tersebut









Tahap Pengembangan Aplikasi New Media :
A.           Konsepsi :  Pada tahap ini gambaran mengenai aplikasi yang akan dibuat dibentuk. Gambaran harus dapat menjelaskan poin-poin inti dari aplikasi yang akan dibuat secara umum.
B.     Analisa : Pada tahap ini konsep yang dibuat dianalisa secara pemrograman untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan untuk mengembangkan konsep menjadi suatu aplikasi serta alur proses pada aplikasi secara jelas.
C.     simulasi : Pada tahap ini disimulasikan proses-proses yang akan terjadi pada aplikasi yang akan dibuat. Proses-proses yang disimulasikan meliputi yaitu :
1.      Alur suatu proses dalam berbagai macam kondisi.
2.      Keluaran yang diharapkan dari setiap proses.
3.      Eror-eror yang mungkin terjadi.
4.      Proses-proses yang bersifat kritis dan sensitif.

D.      Algoritma : Pada tahap ini dibuat algoritma pemrograman yang dapat menerangkan proses-proses secara programatik. Algoritma yang dibuat harus sejalan dengan simulasi yang telah dilakukan.
E.     Konstruksi : Pada tahap ini seluruh algoritma yang dibuat diimplementasikan pada level pemrograman.Di sini dibuat produk dari konsep yang dibuat sebelumnya.
F.      Evaluasi : Pada tahap ini dicek secara keseluruhan aplikasi yang telah dibuat. Program harus berjalan sesuai dengan yang telah dicanangkan. Apabila ada kesalahan maka harus dicari tahu di bagian mana kesalahan tersebut terjadi dan ulangi kembali pengembangan aplikasi dari tahap tersebut.







Proses Pengembangan Aplikasi New Media :
A.           Fase requirement atau disebut penelusuran kebutuhan, pada fase ini kita mencari tahu sebenarnya apa yang dibutuhkan, tujuan dari suatu proyek pengembangan aplikasi, dan seperti apa hasil yang diinginkan.
B.           Fase analisa adalah tahapan yang berdasarkan hasil penelusuran kebutuhan maka kita akan memutuskan seperti apa aplikasi yang ingin dibuat, future apa saja yang diperlukan, masalah apa yang kemungkinan kita hadapi, dan apa saja yang akan kita perlukan dalam proses pengembangan, dan sebagainnya.
C.           Fase perancangan adalah tahapan yang akan membuat rencana atau rancangan mengenai aplikasi yang akan kita buat berdasarkan hasil analisa sebelumnya.
D.           Fase pengembangan yaiut tahapan implementasi hasil dari analisa dan perancangan. Pada tahapan ini kita akan menulis source kode program sesuai yang telah direncanakan sebelumnya pada fase perancangan. Pada tahapan ini juga dilakukan pengujian terhadap suatu fungsi apakah telah berjalan sesuai yang diinginkan.
E.           Fase installasi yaitu setelah memastikan bahwa semua fungsi telah berjalan baik dan telah memenuhi kriteria yang diinginkan pada fase requirement maka aplikasi akan di-setup pada server atau komputer yang akan digunakan untuk menjalankan aplikasi ini.

Definisi New Media

Lev Manovich dalam pengantar Reader New Media, New Media mendefinisikan dengan menggunakan delapan proposisi sederhana dan ringkas:
  1. Media baru versus Cyberculture - Cyberculture adalah berbagai fenomena sosial yang berkaitan dengan internet dan jaringan komunikasi (blog, online multi-player game), sedangkan New Media adalah lebih peduli dengan benda-benda budaya dan paradigma (digital untuk televisi analog, iPhone).
  2. New Media sebagai Teknologi Komputer Digunakan sebagai Platform Distribusi - New Media adalah obyek budaya yang menggunakan teknologi komputer digital untuk distribusi dan pameran. misalnya (setidaknya untuk sekarang) internet, situs Web, multimedia komputer, Blu-ray disk dll Masalah dengan hal ini adalah bahwa definisi harus direvisi setiap beberapa tahun. Istilah "media baru" tidak akan "baru" lagi, karena kebanyakan bentuk budaya akan didistribusikan melalui komputer.
  3. New Media sebagai Data Digital Dikendalikan oleh Software - Bahasa New Media didasarkan pada asumsi bahwa, pada kenyataannya, semua benda budaya yang mengandalkan representasi digital dan komputer-berbasis pengiriman melakukan berbagi sejumlah kualitas umum. Media baru dikurangi menjadi data digital yang dapat dimanipulasi oleh perangkat lunak sebagai data lainnya. Sekarang operasi media dapat membuat beberapa versi dari objek yang sama. Contohnya adalah gambar disimpan sebagai data matriks yang dapat dimanipulasi dan diubah sesuai dengan algoritma tambahan yang diimplementasikan, seperti inversi warna, abu-abu-skala, mengasah, rasterizing, dll
  4. New Media sebagai Mix Budaya Antara Konvensi yang ada dan Konvensi Perangkat Lunak - "Media Baru hari ini dapat dipahami sebagai campuran antara konvensi budaya yang lebih tua untuk representasi data, akses, dan manipulasi dan konvensi terbaru dari representasi data, akses, dan manipulasi itu. "tua" Data adalah representasi dari realitas visual dan pengalaman manusia, dan "baru" Data adalah data numerik komputer ini terus keluar dari tombol "kreatif" keputusan, dan didelegasikan kepada posisi teknisi.. " misalnya Dalam film, perangkat lunak digunakan di beberapa daerah produksi, dalam diri orang lain dibuat menggunakan animasi komputer.
  5. New Media sebagai Estetika yang menemani Tahap Awal Baru Setiap Media modern dan Teknologi Komunikasi - "Sementara kiasan ideologis memang tampaknya akan muncul kembali lebih teratur, strategi estetik banyak mungkin muncul kembali dua atau tiga kali ... Agar pendekatan ini akan benar-benar berguna itu tidak akan cukup untuk hanya nama strategi dan kiasan dan untuk merekam momen penampilan mereka, melainkan kita harus mengembangkan analisis yang komprehensif banyak lagi yang berkorelasi sejarah teknologi dengan sosial, sejarah politik, dan ekonomis atau periode modern. "
  6. New Media sebagai Eksekusi Cepat Eksekusi Algoritma Sebelumnya secara manual atau melalui Teknologi Lain - Komputer adalah mempercepat-besar apa yang sebelumnya teknik manual. kalkulator misalnya. "Secara dramatis mempercepat eksekusi membuat mungkin sebelumnya tidak ada teknik yang representasional." Hal ini juga memungkinkan banyak bentuk-bentuk baru seni media seperti multimedia interaktif dan permainan komputer. "Pada satu tingkat, sebuah komputer digital modern hanyalah sebuah kalkulator cepat, kita tidak harus mengabaikan identitas lainnya:. Yang dari alat kontrol sibernetik"
  7. New Media sebagai Encoding dari Avant-Garde Modernis;. New Media sebagai Metamedia - Manovich menyatakan bahwa tahun 1920 lebih relevan dengan New Media daripada jangka waktu lainnya Meta-media yang bertepatan dengan postmodernisme dalam bahwa mereka berdua bekerja mengolah tua daripada menciptakan yang baru bekerja. Media baru avant-garde "adalah tentang cara-cara baru untuk mengakses dan memanipulasi informasi" (hypermedia misalnya, database, mesin pencari, dll). Meta-media adalah sebuah contoh bagaimana kuantitas dapat berubah menjadi kualitas seperti dalam teknologi media baru dan teknik manipulasi dapat "recode estetika modernis menjadi estetika postmodern sangat berbeda."
  8. New Media sebagai Artikulasi Paralel Gagasan serupa di Pasca-Perang Dunia II Seni dan Komputasi Modern - Pasang Seni Perang Dunia II atau "kombinatorik" melibatkan menciptakan gambar dengan sistematis mengubah parameter tunggal. Hal ini mengarah pada penciptaan atau gambar sangat mirip dan struktur spasial. "Ini menggambarkan bahwa algoritma, ini bagian penting dari media baru, tidak tergantung pada teknologi, tetapi dapat dijalankan oleh manusia." 

Pandangan New Media 

Menurut pandangan saya sebagai pengguna tentang New Media adalah New Media merupakan sarana baru yang dapat meningkatkan interaksi sosial antara manusia dengan manusia lainnya dengan menggunakan alat digital, misalkan Smart Phone . Saya sebagai pengguna Smart Phone dapat mengambil keuntungan lebih disbanding menggunaka Ponsel biasa, dengan Smart Phone kita dapat lebih luas mengetahui berbagai informasi baru yang ada diluar sana. Smart Phone memudahkan kita mendapatkan sesuatu informasi maupun juga dalam memberikan sebuah informasi yang baru dan real kepada khalayak masyarakat sekitar. Saya juga sebaggai pengguna Blog merasakan banyak manfaat yang di dapat dari New Media, dengan Blog kita dapat bertukar informasi seputar masalah yang kita ingin tahu dan masalah yang belum kita tahu. Jadi dengan New Media kita tidak dibatasi dalam mengetahui sebuah informasi baru tentang perkembangan teknologi, dan masalah lainnya. 
Manfaat New Media
  • Penyampaian informasi lebih cepat dan dapat diakses kapan saja dan dimana saja
  • Dapat berfungsi juga sebagai media untuk berjualan, sebagai contoh di facebook sekarang ini sudah banyak orang orang yang memanfaatkannya untuk membuka toko online atau yang lebih kita sering dengar sebagai online shop.
  • Sebagai media hiburan contohnya game online, jejaring sosial, streaming video, dll.
  • Sebagai media komunikasi yang sangat mudah dan efisien. Kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara yang jauh tanpa harus bertatap muka langsung karena akan memakan biaya yang cukup banyak tentunya. Tetapi dengan video conference biaya tersebut bisa lebih diminimalisir.
Komponen New Media 
Hanphone
Komputer
Internet


 























Aplikasi New Media
Berikut beberapa contoh aplikasi new media :
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar