Selasa, 28 Maret 2017

Kiat-kiat menggali potensi diri sendiri



Pada tugas softskill yang kedua kali ini saya akan sedikit bercerita tentang bagaiman kiat-kiat dalam mengenali potensi diri sendiri. Mungkin pada awalnya ketika kita masih disekolah dasar sedikit enggak peduli ya sama potensi diri kita sendiri karna masih suka ikut-ikut temen yang menurut temen bagus maka itu kita ikuti dan mencoba untuk bisa dan ketika kita mahir dalam hal itu kita-pun akhirnya mengakui itulah potensi diri kita padahal itu belum tentu potensi kita berada pada bidang itu dan itu yang saya rasakan ketika saya beerada di sekolah dasar dan pada akhirnya ketika tren itu hilang maka bidnag itu kita tinggalakan.

Dan pada saat saya masuk ke sekolah menengan pertaman saya masih belum juga mengnali apa itu potensi dalam diri saya walaupun pada masa MOPD ada seminar tentang bagaimana kita mengenali potensi dalam diri, tapi pada masa saya masih di sekolah menengah pertamana saya masih ikut-ikutan apa yang paling temen saya gemari pada waktu itu seperti musik, dan pada akhirnya saya-pun ikut belajar alat musik mengikuti apa yang populer pada waktu saya dikalangan teman-teman saya waktu itu hingga saya menguasai beberapa alat musik seperti gitar ,drum dll dan saya ketika saya bisa menguasai ala musik saya merasa ini adalah potensi saya hingga dari hanya bermain menjadi sebuah hobi nah dari hobi hingga saat ini.

Lalu ketika saya sudah lulu dari sekolah menengah pertama saya-pun bingung mau masuk ke SMA/SMK dan jurusan apa yang akan saya pilih kalau saya akan masuk SMK pada waktu itu saya disarankan oleh kedua orang tua saya untuk masuk ke SMK dengan jurusan komputer dan lalu saya pun di daftarkan ke SMK YPPD untuk menggambil jurusan Teknik komputer dan Jaringan atau di singkat TKJ awalnya disini saya bingung apa bener saya bisa dalam bidang ini apa bener potensi saya berada dibidang ini, dan pada akhirnya saya mencoba untuk masuk ke dalam jurusan TKJ ini hingga saya masuk kelas pertama dan saya langsung bertemu dengan guru dari mata pelajaran produktif dan kami sekelas di tanya apa potensi kalian ?, dan saya cuma bisa diam karna saya masih bingung karna saya masih tidak tau apa potensi yang saya miliki.

Dan pada akhirnya dia pun menerangakan kalau masuk SMK itu dipersiapkan untuk langsung terju kedalam dunia kerja kalau di tanya potensi masih tidak bisa menjawab gimana mau bisa bersaing dalam dunia kerja. Dia masih menerangkan hingga ada kata-kaat yang membuat saya berfikir “kalau lulusan TKJ selama 3 tahun hanya bisa menginstall buat apa sekolah anak yg tidak sekolah aja kalua diajrin pasti bisa” begitu kata pak romly yang membuat saya berfikir dan disini mulia ras tertarik saya pada bidang komputer khususnya pada jaringan komputer.

Berawal dari rasa penasaran saya tentang sistem operasi ubuntu dan dengan kata motivasi dari pak romly ,mulai saat itu saya mencoba mendalami jaringan komputer meskipun yang saya bisa hanya dasar saja belum masuk kedalam jaringan komputer , saya hanya berkutat mengoprek ubuntu pada tampilan saja, tapi saya menikmati kegiatan baru saya yang berujung menjadi hobi.

Bermula dari hobi akhirnya saya mengasah diri di dalam bidang jaringan komputer hingga saya menguasai hal dasar yang dibutuhkan untuk mendalami jaringan komputer dan hal dasar yang  dipelajari saya  dari pak siswandi yang mengenalkan saya dengan cisco packet tracer disini saya baru merasakan belajar jaringan benar-benar walaupun hanya dilakukan dengan emulator jaringan bukan secara langsung mengkonfigurasi jaringan asli.

Dan kemampuan saya terus terasah dalam bidang komputer ketika saya diberi kesempatan untuk terjun langsung kedalam bidang kerja atau bisa disebut praktek kerja lapangan, disini saya tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengasah kemampuan saya dalam bidang komputer karna saya praktek di sebuah toko komputer Cassanova yang menangani servis komputer,printer dll.
Selama sebulan penuh saya terus mengasah kemampuan memperbaiki komputer hingga saya belajar teknik-teknik yang benar dalam memperbaikin komputer sampai bisa memperbaiki komputer tanpa bimbingan dari teknisi yang ada di tempat kerja.

Hasil dari kegiatan saya tempat kerja membuahkan hasil, saya dan teman sekelas dikirim mewakili sebuah lomba merakit cepat sekota depok dan alhadulillah saya bisa membawa nama baik sekolah dengan menjadi peringkat pertama dalam lomba tersebut.

Dan ketika saya lulus dari SMK saya bisa mengenai potensi saya dalam bidang komputer khususnya dalam hal jaringan komputer yang masih saya gali potensi saya hingga saya masuk kedalam dunia perkuliahan. Tapi pada saat memilih sebuah jurusan saya sempat bingung mau memilih jurusan apa yang sesuai potensi yang sudah didapat agar dapat terus dikembangkan menjadi sebuah potensi yang benar-benar bisa bersaing dalam dunia kerja.

Jadi dalam cerita panjangn ini kesimpulanya adalah potensi itu harus kita cari bukan hanya menunggu untuk menemukan potensi itu , karna kalau hanya menunggu tidak akan bisa menemukan potensi dalam diri sendiri, mencoba sesuatu yang baru adalah  hal yang wajib untuk menemukan potensi diri.

Entah itu di mulai dari iseng mempelajari sesuatu atau ikut-ikutan teman atau bisa dari minat atau hobi dari diri sendiri asalkan itu dapat terus dikembangkan hingga menjadi sebuah potensi yang nyata dirasakan oleh diri sendiri dan jangan sampai sombong atau berpuas diri karna kita bisa , terus kembangakan karna mengali potensi sedalam mungkin maka memperluas ilmu yang kita dapat.

Ini adalah pengalaman saya dalam mencari potensi diri, pengalaman ini sangat beratri buat diri saya karna bisa mengetahui apa potensi yang dipunya itu sebuah impian yang menjadi kenyataan. Bukan bermaksid berlebihan karan proses yang dilalui untuk menggali sebuah potensi diri sendiri itu tidak gampang , ada tahapan-tahapan yang harus dilewati belum lagi harsu mempelajari sesuatu yang baru.
Tapi kalau didasari oleh niat dan dilakuka dengan senang hati maka proses yang tadinya menurut kita sulit maka akan mudah dilewati , karna didunia ini tidak ada yang instan semua pasti membutuhkan prosesnya dahulu untuk mendapatkan apa yang diiginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar